Keuntungan Mempunyai ukuran payudara Kecil

Banyak wanita minder dan kurang
percaya diri memiliki ukuran payudara
kecil, bahkan tidak sedikit dengan
kondisi seperti ini kaum hawa akhirnya
melakukan operasi payudara dengan
implant atau silikon agar nampak lebih
besar dan seksi, lantas bagaimana
dengan Anda para wanita yang
dikaruniai Payudara ukuran kecil tak
usah berkecil hati, dibalik kekurangan
selalu ada kelebihan. Mari kita simak
keuntungan wanita yang memiliki
payudara dengan ukuran kecil yang
dikutip dari Vivanews berikut ini:

Tidak selamanya kekurangan
merugikan, dibalik nya ada
keuntungan kita sering tak
menyadarinya
1. Terhindar dari sakit punggung
Wanita yang memiliki payudara besar
cenderung sering terkena nyeri
punggung. Hal itu karena tulang
punggung terlalu berat menyangga
payudara. Untuk yang memiliki
payudara kecil jarang sekali terkena
masalah ini, nyeri punggung pun
cenderung muncul karena hal lain dan
bukan karena payudara.
2. Lebih mudah menyusui
Beberapa penelitian menunjukkan
menyusui lebih sulit jika ukuran
payudara cukup besar. Hal ini karena
mencari posisi yang nyaman saat
menyusui memang agak sulit. Lalu, jika
ukuran puting payudara terlalu besar,
akan sulit untuk masuk ke dalam
mulut bayi baru lahir yang masih
sangat kecil.

3. Stretchmark lebih sedikit
Selama kehamilan, payudara akan
meregang untuk menampung ASI. Lalu,
jika tidak lagi memproduksi ASI,
payudara akan kembali ke ukuran
normal dan meninggalkan bekas
berupa garis-garis kecoklatan. Pada
wanita berpayudara besar, garis ini
akan sangat banyak, dan pada wanita
berpayudara kecil garis ini lebih sedikit
dan terlihat samar.
4. Jarang lecet atau terkena ruam
Wanita berpayudara besar seringkali
terkena maslaah lecet dan ruam pada
payudara. Biasanya karena gesekan
kulit yang sering karena ukuran
payudara yang besar. Untuk yang
berpayudara kecil jarang sekali terkena
masalah ini.
5. Lebih mudah olahraga
Dengan ukuran payudara kecil, Anda
lebih nyaman saat berlari tanpa
merasa
âE~terbebaniâE™ dengan payudara
yang ikut bergerak. Lalu, saat
melakukan yoga dan tengkurap di
lantai, tidak perlu merasa sesak karena
payudara tidak melebar.
6. Pilihan bra lebih beragam
Pemilik payudara kecil lebih mudah
memilih model bra. Sedangkan wanita
yang memiliki payudara besar, agak
sulit mencari bra atau pakaian dalam
yang pas dan nyaman. Jika tersedia
pun biasanya harganya agak mahal.
Sumber : http://ruanghati.com/2010/09/16/kenapa-mesti-bersyukur-punya-payudara-berukuran-kecil/

Iklan

Sejarah Penemuan Bra (kutang)

pemakaian kutang/bra dimulai sejak
abad ke-3 ketika para perempuan
Romawi membebatkan semacam
perban untuk membungkus dada
mereka saat berolahraga.
Cikal-bakal bra seperti yang kita
kenal sekarang diluncurkan kali
pertama di Paris, Prancis, pada
1889. Desain bra modern itu dibuat
oleh seorang pengusaha pakaian
bernama Herminie Cardolle.
Bentuknya masih menyerupai
korset, pendahulu bra. Bedanya,
Cardolle membagi pakaian dalam
perempuan itu menjadi dua bagian,
perut dan dada. Brassiere yang
merupakan akar kata dari bra kali
pertama digunakan oleh majalah
Vogue pada 1907.
Meski cikal-bakalnya sudah ada,
perempuan di masa itu lebih
memilih mengenakan korset.
Kebiasaan ini sempat hilang ketika
Perang Dunia I. Pasalnya, industri
militer negara-negara yang terlibat
perang, membutuhkan banyak
logam untuk memproduksi
peralatan perang. Logam pada
korset harus dialih-fungsikan untuk
kebutuhan yang dianggap jauh lebih
mendesak itu.
Pada 1917, Bernard Baruch, Ketua
Dewan Industri Perang Amerika
secara khusus meminta para
perempuan untuk meninggalkan
kebiasaan mereka mengenakan
korset. Pemakaian korset pada
dasarnya membahayakan
kesehatan. Meski membentuk tubuh
seorang perempuan sesuai standar
kecantikan di masa itu, korset
membuat susah bernapas, dan
pada beberapa kasus ekstrim
menyebabkan terjadinya dislokasi
organ. Tak sulit bagi perempuan
untuk meninggalkan kebiasaan yang
sungguh menyiksa tersebut.
Hasilnya, sebanyak 28.000 ton
logam berhasil “dialih-fungsikan”
untuk keperluan industri perang.
Jumlah itu cukup untuk membuat
dua buah kapal perang besar.
Perempuan harus menemukan
alternatif untuk membungkus dada
mereka. Pada saat inilah Mary
Phelps Jacob, seorang sosialita
Amerika, mulai memperkenalkan
bra modern yang pertama pada
1910. Jacob bermaksud menghadiri
sebuah pesta besar dengan
mengenakan sebuah gaun malam
tipis berpotongan dada rendah.
Rangka korset dari tulang ikan hiu
yang hendak dikenakannya
mengganggu keindahan gaun yang
dipersiapkan sejak jauh hari.
Bersama salah seorang pelayannya,
dia membuat pakaian dalam dari
dua saputangan sutra yang
disatukan dengan pita merah muda.
Desain ini kemudian menjadi
populer di lingkaran pergaulan
Jacobs dan kemudian dipatenkan
pada 1914.
Tren fashion kemudian bergeser
dari bentuk tubuh montok (yang
dimodifikasi dengan menggunakan
korset) ke bentuk tubuh kurus
dengan dada rata. Gaya yang
dianggap modern saat itu adalah
gaya busana perempuan yang
dibuat praktis tanpa menggunakan
banyak bahan dan membuat
perempuan lebih mudah bergerak.
Pergeseran tren ini diikuti kian
aktifnya perempuan di berbagai
lapangan pekerjaan. Perempuan
yang mengikuti fashion, yang
dianggap mencerminkan
pemberontakan itu, kemudian lazim
disebut flapper.
Bra dengan bentuk modern ini
kemudian mulai diproduksi secara
massal pada 1920- аn. Tapi produksi
masal itu belum memperhatikan
ukuran individual masing-masing
perempuan.
Barulah pada 1922 perempuan bisa
mengenakan kutang dengan lebih
nyaman ketika Ida dan William
Rosenthal merevolusi bentuk bra.
Mereka menciptakan ukuran baku
bra yang terdiri dari lingkar linear
rusuk dan ukuran volume dada (cup
size) dengan menggunakan abjad
(A, B, C, D, dan seterusnya). Ukuran
A sama dengan delapan ons cairan,
sementara B setara dengan 13 ons,
dan C sama dengan 21, dan
seterusnya. Ida dan William
kemudian mendirikan perusahaan
bra Maidenform yang beroleh
kesuksesan luar biasa dan
menjadikan pasangan Rosenthal
jutawan. Maidenform masih berdiri
hingga sekarang.
Bra menjadi bagian dari busana
sehari-hari perempuan hingga
muncul revolusi pemikiran tentang
peran perempuan. Di Amerika,
revolusi ini dimulai ketika buku
Feminine Mystique karya Betty
Friedan terbit pada 1963. Buku itu
mempertanyakan peran
perempuan, yang seolah
dikembalikan ke ranah domestik
oleh sistem masyarakat ketika itu.
Hal ini berlanjut hingga 1970-аn di
mana protes atas ikon-ikon yang
dianggap mengekang perempuan
dipertanyakan oleh kaum feminis.
Germaine Greer, salah seorang
feminis intelektual, menyatakan
bahwa, “Bra adalah sebuah ciptaan
yang menggelikan.”
Sebagai dukungan atas pemikiran
itu, banyak perempuan
memutuskan untuk tak lagi
mengenakan bra. Sedikit banyak hal
ini cukup memukul industri bra. Ida
Rosenthal, sang industrialis pakaian
dalam, hanya menjawab dengan
santai, “Kita adalah sebuah
demokrasi. Sah-sah saja kalau
orang berpakaian atau telanjang.
Tapi setelah usia 35, bentuk tubuh
perempuan tak mendukungnya
untuk tidak mengenakan bra. Waktu
berpihak kepada saya. ” Belakangan
kata-kata Ida itu terbukti ada
benarnya.
Meski sempat mengalami
hambatan, industri bra terus
berkembang. Apalagi ketika
Madonna mengenakan sebuah
kostum bra yang meruncing di
bagian dada. Kostum itu dibuatkan
khusus oleh perancang Prancis
Jean-Paul Gaultier untuk tur Blonde
Ambition pada 1990.
Pada awal abad ke-19, menutup
dada belum jadi kelaziman di
Indonesia. Kebiasaan mengenakan
kutang diperkenalkan Belanda.
Dalam novelnya, Pangeran
Diponegoro, Remy Sylado
menjelaskan asal-muasal istilah
kutang.
Saat itu, dalam proyek
pembangunan jalan raya pos
Anyer-Panarukan, Belanda
mempekerjakan budak perempuan
dan laki-laki. Don Lopez, seorang
pejabat Belanda, melihat budak
perempuan bertelanjang dada. Dia
kemudian memotong secarik kain
putih dan memberikannya kepada
salah seorang di antara mereka
sembari berkata dalam bahasa
Prancis: “tutup bagian yang
berharga (coutant) itu.” Berkali-kali
dia mengatakan “coutant.. coutant”
yang kemudian terdengar sebagai
kutang oleh para pekerja.
Di berbagai negara bra/BH disebut
dengan cara berbeda-beda. Di
Prancis penahan dada itu disebut
soutien-gorge (penopang
tenggorokan), di Spanyol sujetar
(menopang). Di Jerman
bustenhalter, di Swedia bysthallare,
dan di Belanda bustehouder –
semuanya berarti penopang dada.
Sementara dalam bahasa Esperanto
( Rusia) bra disebut mamzono yang
artinya sabuk dada.
Sumber : http://
http://www.terbaikindonesia.com/2011/02/
sejarah-asal-muasal-bra-atau-
kutang/

Efek buah dada apabila di sentuh

Artikel di bawah tidak mengandung sara, dan telah lulus sensor!hehe… Nie artikel hasik search di kaskus.us, n artikel nie keliatane penting bagi kaum cewek! Piss
Oke baca langsung aja buat mbak mbak e!
ss kumpulan17
” Peranan buah dada memang banyak, bukan sekedar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti kalau gadis itu pernah disentuh atau tidak. Buah dada gadis yang belum pernah kena sentuh, senantiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya berkurang dan membesar sedikit dari pada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh, lebih kendur. Perhatikan gadis disaat berjalan atau berlari, bergerak2 dan melambai jatuh (ke bawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai disaat berlari tetapi buaiannya tidak terlalu melambai2 berarti ketegangan masih ada. Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya.

Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar berarti dadanya sering remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karna alami memang berbeda. Buah dada yang kena remas menjadi besar tetapi tidak tegang. Sementara buah dada yang besar karna alami senantiasa tegang dan disaat berjalan tidak bergoyang, kalau yang kena remas bergoyang terbuai-buai seperti telinga gajah, berbuai kekiri, kekanan, keatas, kebawah terkadang melambung2 ketika gadis itu berjalan atau berlari. Mengapa buah dada bila kena sentuhan bisa jatuh dan apa hubungan telapak tangan dengan otot buah dada? Di kala buah dada itu dipegang atau diremas2 gadis merasa gairah, disaat bergairah hormon2 akan mengisi ruang buah dada sehingga menjadi tegang. Setelah bergairah buah dada yang tegang lalu mengendur yang membuat ototnya mengendur pula. Buah dada yang kena hisap putingnya menjadi lebam, yang belum kena hisap putingnya berwarna merah jambu. Sekiranya gadis itu tidak perawan, buah dadanya jatuh terjuntai seperti buah pepaya yang terjuntai di pohon.
sipp dah kumpulan17
Pada buah dada memang mengandung seribu tanda tanya, termasuk mengetahui wanita yang sudah punya anak atau belum. Perhatikan putingnya kalau tegangnya menghala ke atas yaitu mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melahirkan, kalau putingnya senantiasa terjojol keluar dan mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melakukan hubungan badan, tetapi belum pernah beranak. Namun payudara sering kali dianggap sebagai simbol seks, sebagian besar wanita dan lelaki sangat menyukai buah dada disaat melakukan hubungan sexsual, karena mereka dapat mencapai organsme (kenikmatan) hanya karena rangsangan buah dada. Seorang gadis jika telah dewasa, kecil kemungkinan ukuran payudaranya berubah, kecuali bila berat badannya bertambah. Pembengkakan payudara karena kehamilan, menyusui atau pengaruh pil kontrasepsi adalah bersifat kondisional. Postur tubuh yang baik akan membentuk payudara nampak lebih besar. Coba tanyakan, apakah ia senang payudaranya disentuh atau tidak? Sebagian besar wanita memiliki puting payudara yang sangat sensitif sebagian lainnya tidak, mereka mungkin ingin payudaranya disentuh atau mungkin tidak. Tetapi umumnya wanita menyukai sentuhan lembut dan ciuman pada payudara dan juga pada puting payudara. Payudara dan putingnya akan mengeras apabila dirangsang. Begitulah tanda2 yang paling jelas bila ia terangsang, meskipun tidak semuanya demikian. Tanda2 lainnya adalah lubrikasi (pelendiran) pada liang vagina, kemerah-merahan di dada dan meningkatkan kecepatan denyut jantung dan pernafasan. ”
N jangan lupa selalu periksa buah dadamu dengan cara memahami gambar di bawah, apabila semua ciri gambar dibawah ada segeralah periksa ke dokter karena kemungkinan kamu terkena kangker payudara!
kanker kumpulan17

Sekian lan maturnuwun!! 😀